Royanah Blog

Hai, saya Royanah asal Kendal. Ini adalah blogku untuk kegiatanku menulis.

Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label perawatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perawatan. Tampilkan semua postingan

Merawat Pakaian Muslim Berbahan Kaos

Bisa dibilang setiap orang ingin punya baju yang awet dalam arti bentuk dan warnanya tidak mudah berubah dalam jangka waktu yang pendek. Apalagi baju jika baju itu mahal. Untuk mempunyai pakaian yang seperti itu tentunya ketelitian dan perawatan sangat diperlukan. Pakaian berbahan kaos, semua orang memilikinya dan hampir dalam keseharian anda mengenakannya. Kami akan share sedikit tips buat Anda.
Busana muslim bahan kaos

Cara merawat baju berbahan kaos

Jangan merendam terlalu lama
Jangan merendam pakaian kaos terlalu lama karna ini akan merusak bagian dari seperti tekstur kain dan warnanya. Masa rendaman tidak lebih dari 30 menit kecuali noda membandel paling lama 1 jam. Selain merusak tekstur dan warna akan menimbulkan bau yang tidak sedap. Jangan menggunakan terlalu banyak deterjen. Serta jangan menggunakan detergen dalam waktu bersamaan dengan pelembut atau pengharum pakaian.

Pisahkan Sebelum Dicuci
Pisahakan kaos yang berwarna putih dengan warna lain, ini untuk menghindari jika ada kelunturan. Saat ingin mencuci pisahkan antara yang sedikit kotor dengan yang sangat kotor. Bilas terlebih dahulu yang terlalu kotor agar dalam proses perendaman membutuhkan waktu yang sama.

Jangan Disikat
Bahan kaos jangan dibersihkan menggunakan sikat, karena ini akan merusak tekstur kain yang berbahan cotton yang lembut. Peras dengan pelan-pelan. Sebagian pakaian muslim berbahan kaos memiliki sulam, manik, pita dll. Jadi harus lebih berhati-hati.

Jemur Terbalik
Pakaian berbahan ini memang agak tebal jadi membutuhkan waktu yang agak lama. Jika anda menjemurnya di bawah sinar matahari langsung, balikkan bagian dalam di luar. Pancaran sinar matahari sangat kuat dapat memudarkan warnanya.

Jangan Menjemur dengan Hanger
Bahan kaos biasanya molor, kalau menggunakan hanger secara tidak langsung kita merubah bentuk lehernya, akan mengendor. Baju yang baru dicuci mengandung air didalam seratnya, sehingga struktur kain akan tertarik gaya gravitasi dan berat kaos tersebut.
Kalaupun terpaksa menggunakan hanger, gunakan setelah pakaian tersebut agak kering. Caranya masukkan hanger dari arah bawah agar kerah/ bentuk leher tidak berubah.

Baca petunjuk
Hampir setiap baju tertera bagaimana cara perawatan. Jadi sebelum anda mencuci baju atau menggosok harus lebih teliti, sebenarnya baju berbentuk kaos tidak begitu kusam. Banyak orang tidak menggosok pakaian berbahan ini, kecuali bahannya lembut. Untuk dress muslim yang berbahan ini.  Saat anda menyetrika setting jangan terlalu panas.

Demikian tadi tips merawat pakaian bahan kaos. Semoga bermanfaat.

Jika anda berminat untuk berbelanja secara online seperti busana muslim atau produk fashion lain seperti tas, dompet, dan lain-lain. Silahkan anda lihat koleksi terbaru kami di
halaman facebook royanah.com

Cara Merawat Tas

Menyayangi benda yang kita miliki itu penting,tidak rugi kalau menyempatkan waktu untuk merawat tas-tas anda, karena anda sendiri yang akan merasakannya. Bangga dan puas dengan apa yang kita kerjakan. Koleksi tas kita harus dirawat agar bisa bertahan lama. Perawatan untuk setiap jenis bahan tas pun jelas berbeda.


Cara merawat Tas

- Tas Kulit
Tas bahan dari kulit biasanya lebih lentur, awet dan berkwalitas. Cara merawat tas kulit salah satunya dengan menghindari kontak langsung dengan matahari dan air. Kalau terkena air segera keringkan dengan lap yang bertekstur lembut. Jika ada yang berjamur  bersihkan dengan semir(pilih semir warna netral) tas dengan sikat yang berbulu halus, mulailah dari  bagian bawah untuk memastikan semir tidak merusak warna. Sikat perlahan kearah atas sesuai tekstur kulit lakukan ini secara rutin setiap 3-4 bulan sekali.

- Tas Suede
Merawat tas suede yang berkulit lembut ini dengan menggunakaan sikat dan cairan khusus( dijual ditoko sepatu dan supermarket). Ini untuk menghindari agar bahannya tidak mengeras dan tampak kusam., jangan disimpan ditempat yang lembab agar tekstur kulitnya tidak rusak. Setiap kali habis dipakai bungkus tas dengan kertas tisu bebas asam dan maasukkan ke dalam kotak dengan posisi rebah.

- Tas  Parasut atau Plastik
Bersihkan dengan kain bersih yang sudah diberi sabun mandi dan air. Gosok pada seluruh bagian yang terkena noda kemudian bersihkan bekas sabun dengan kain dan angin-anginkan tas sampai kering.

- Tas Kanvas
Tas bahan ini sangat mudah terkena debu caranya bersihkan dengan menepuk-nepuk tas menggunakan kain,lalu bungkus dengan plastic dan simpan dalam lemari. Jika kotoran sudah terlanjur menempel,cuci dengan sabun khusus yang tersedia disupermarket. Bubuhkan pada kain bersih dan air hangat, lap hingga barsih dan keringkan.

- Tas Rajut
Tas rajut yang berbentuk anyaman mudah dimasukin debu cara membersihkannya dengan menggunakan bahan penyedot debu ukuran kecil atau dengan menggunakan hairdryer setting dingin.

- Tas Payet atau Manik
Gunakan kain atau cotton bud yang telah diberi cairan pembesih, bisa dipakai untuk membersihkan tas ini. Jangan menyimpan tas payet bedekatan dengan tas rajut. Karena bahan rajut akan tersangkut di payet dan akhirnya merusak keduanya.

Semoga setiap kali keluar rumah penampilan tas anda cantik, bersih dan selalu kelihatan baru.

Tips Menjaga Tas Biar Awet

Bagi para penggemar tas dan yang suka mengoleksi, perawatan tas merupakan tanggung jawabnya. Tentunya anda tidak mau tas-tas kesayangan anda kotor apalagi sampai menjamur. Memiliki tas yang tetap kelihatan bersih, mengkilat dan selalu kelihatan baru, itulah yang selalu diinginkan bagi wanita. Berikut kami akan memberikan tips bagaimana cara merawat tas anda supaya awet dan kelihatan bersih selalu, yang pasti anda harus rajin dan rutin melakukan perawatan ini.
Merawat tas

Tips Menjaga Tas Biar Awet

1. Taruh tas ditempat yang aman:
Untuk menjaga kondisi tas dengan baik ada baiknya kita menaruh tas tersebut ditempat yang aman,dalam artian menaruh ditempat yang agak longgar, jangan dipaksain untuk masuk lemari kecil,berikan sedikit udara agar tidak bau. Simpan kedalam kain flannel atau plastic. Hal ini untuk menjaga warna dan bahan dari tas agar tidak mudah rusak.

2. Saat sedang tidak dipakai:
Isi tas dengan kertas pengisi agar tas anda tidak berubah bentuk. Sebaiknya jangan menggunakan kertas Koran karena akan melunturi warna tas, gunakan kertas roti atau plastic sebagai penggantinya,saat membeli tas, anda bisa meminta kertas isi tas( kareana biasanya ditempat yang jual mereka menyidiakan).Jangan dibuang silica gel karena saat anda menyimpan ini bisa dipakai agar tas tidak lembab dan tidak mudah berjamur. Sesekali keluarkan tas yang jarang dipakai,minimal seminggu sekali dan angin-anginkan,jauh tas dari paparan sinar matahari langsung atau cahaya lampu agar warna tidak pudar.

3. Apabila tas anda memiliki detail:
Dalam arti memiliki aksesories seperti Kristal atau bebatuan sebaiknya dibungkus dengan bubble wrap (plastik dengan gelembung) sebelum dimasukkan dalam kotak. Hal ini agar aksesoris tersebut terhindar dari benturan atau tertekan benda lain.

4. Yang harus anda lakukan saat tas anda terkena noda:
Membersihkannya dengan tisu kering, lap kering,atau sedikit tisu basah agar noda tidak menyerap pada material. Jika noda sulit hilang,jangan coba bereksperimen.Segeralah bawa ke tempat reparasi tas yang profesional. Untuk noda kotor yang ringan anda bisa menggunakan kapas kecantikan dengan minyak kayu putih, usapkan dengan perlahan dan sedikit demi sedikit.

5. Belilah pelembab yang tepat
Biasanya untuk tas eksklusif selalu mendapatkan pelembab dari designernya. Ini dimungkinkan karena setiap bahan kulit tas bisa berbeda-beda. Sehingga pencipta designer tas memberikan pelembab yang sesuai dengan jenis tas. Fungsi pelembab ini adalah supaya tas tetap mempertahankan warna juga berkesan awet. Jika tas anda tidak diberikan pelembabab maka belilah dari minimarket terdekat.

Semoga awet.

Facebook